Pasukan upacara ini terdiri dari personel Yonarhanud 15/Dahana Bhaladika Yudha, Yonif 741/Garuda Nusantara, Satgas Intel, serta Satgas Bantuan. Mereka telah berkontribusi menjaga integritas wilayah dan keamanan di kawasan perbatasan RI-RDTL selama periode September 2024 hingga September 2025.
Acara ini dihadiri oleh pejabat penting pemerintah Provinsi dan kota diantaranya Gubernur NTT Melkiades Lakalena, Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut VII Laksda TNI Joni Sudianto, CHRMP., M. Tr.Opsla, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad, S.I.P., serta unsur Forkopimda NTT. Hadir pula Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., dan tokoh pemerintah daerah serta agama maupun adat diwilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Hendro Cahyono menyampaikan apresiasi dan Terimakasih kepada seluruh personel yang telah purna tugas. Ia menekankan pentingnya agar tetap menjaga profesionalisme, kedisiplinan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dimanapun berada. "Kegiatan ini merupakan simbol sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan yang strategis," ujarnya.
Usai upacara, para tamu undangan disuguhkan atraksi semangat berupa yel-yel dari para personel Satgas. Suasana semakin semarak dengan teriakan penuh semangat dan gerakan kompak para prajurit, menunjukkan persatuan dan dedikasi mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar