Timor Tengah Utara, 4 Juni 2025 — Komitmen Satgas Pamtas RI–RDTL sektor barat dari Yonarhanud 15/DBY dalam menjaga hubungan dengan masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal terus ditunjukkan melalui aksi nyata. Personel Pos Manamas yang dipimpin oleh Lettu Arh Agung Setiawan bersama enam orang anggota melaksanakan kegiatan perbaikan atap rumah adat milik Bapak Goris Teme (65), warga Desa Naimeko, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Rumah adat tersebut merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat. Kehadiran TNI dalam membantu perbaikannya mendapat sambutan positif dari warga.
"Kami sangat berterima kasih kepada Satgas Pamtas RI–RDTL, khususnya Pos Manamas, yang telah peduli dan membantu memperbaiki atap rumah adat kami. Ini sangat berarti bagi keluarga kami dan masyarakat desa," ungkap Bapak Goris Teme dengan penuh haru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial Satgas Pamtas RI–RDTL yang tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga mendukung pelestarian budaya lokal serta memperkuat rasa kebersamaan antara TNI dan rakyat.
"Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek, termasuk menjaga dan melestarikan warisan budaya. Karena bagi kami, menjaga perbatasan bukan hanya soal fisik wilayah, tetapi juga nilai-nilai adat dan budaya yang hidup di dalamnya," ujar Lettu Arh Agung Setiawan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat dalam menjaga tradisi dan membangun wilayah perbatasan yang lebih kuat, aman, dan bermartabat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar